Tampilkan postingan dengan label saya dan mereka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saya dan mereka. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Januari 2015

how to be brave? T.T

"There are all kinds of courage," said Dumbledore, smiling. "It takes a great deal of bravery to stand up to our enemies, but just as much to stand up to our friends." Harry Potter and The Sorcerer Stone
seperti apa yang dikatakan oleh Albus Dumbledore, ada banyak keberanian di dunia ini, saya mempunyai beberapa diantaranya tapi tidak untuk keberanian memutar lagu-lagu ballad campursari milik Didi Kempot kesukaan saya dan ayah saya. saya kadang kangen dengan ayah saya, dan memutar lagu yang beliau sukai kadang cukup untuk mengobati kangen tersebut. tapi saya pengecut karena belum berani memutar lagu-lagu seperti sewu kuto, terminal tirtonadi, layang kangen dan sebagainya di komputer kantor di meja saya. anyone? T.T

https://www.flickr.com/photos/tandrews/498765254

Kamis, 04 Oktober 2012

lima detik dan lima hari.

ouwfff, jangan ketawakan saya. saya tau perbedaan antara lima menit dan lima hari itu jauhnya melebihi tinggi 63 building-tower di korea sana. tapi bukan itu yang hendak saya tuliskan di sini sekarang.

tulisan ini mulai saya ketik saat para pekerja proyek milik FISIP, yang kebetulan berada di depan rumah kost saya, membakar berbagai macam limbah bangunan yang tak lagi terpakai *mungkin sebenarnya masih bisa dipakai sih, tapi tak taulah apa yang mereka rencanakan* seperti bambu, potongan-potongan kayu, papan, dan beberapa limbah proyek yang lain.

karena saking banyaknya benda yang dibakar, api yang di hasilkan lumayan besar hingga udara panasnya terasa di beranda kost. namun itu tidak lama, entah kenapa apinya tiba-tiba mengecil dan menyisakan asap tebal yang sangat mengganggu.

asap ini mengepul hingga sampai masuk ke dalam rumah dan stuck di koridor kamar anak kost. karena saya sesorean di dalam kamar jadi saya tidak tahu apa yang terjadi di luar. jadi ketika saya mulai terbatuk-batuk dan sesak nafas hingga keluar airmata, Elin, roommate saya berbicara mengenai sesuatu seperti asap dan mengganggu. saya tidak terlalu paham apa yang dia bicarakan sehingga saya bertanya apa yang terjadi. dia menjelaskan jika saat dia pulang dari kampus tadi didekat proyek sedang ada bakar-bakaran limbah proyek hingga menyebarkan asap kemana-mana.

rasanya sangat menyiksa, seolah tak bisa lagi bernafas dan megap-megap. dengan masih terbatuk-batuk saya keluar dari kamar untuk memeriksa keadaan di luar. ugh! saya tidak tahu siapa orangnya tapi ada yang mengunci rumah. mungkin untuk menghalau agar asap tidak masuk. tapi bukankah itu tindakan bodoh? asap akan tetap masuk melalui ventilasi dan justru stuck di dalam karena tak ada jalan untuk keluar. dengan sedikit menggerundel saya membuka pintu lebar-lebar. oh seperti yang saya bayangkan. di luar angin berhembus kencang. bukan kah jika seharusnya tadi pintunya di buka ada angin yang masuk dan membawa pergi asap-asap yang telah ada di dalam rumah sebelumnya?

pantas saja seluruh penghuni kost terbatuk-batuk -___-

adakah yang pernah mengalaminya? uwaaahh bersyukur sekali ya jika kita bisa bernafas dengan lega dan tanpa halangan. cuma asap saja bisa membuat kita kelabakan karena minimnya persediaan oksigen. pun juga kita harus bersyukur karena kita bisa bernafas dengan gratis. bayangkan saja susahnya mereka-mereka yang sedang sakit dan terbaring di Rumah Sakit hingga untuk bernafas pun harus di bantu alat dan bahkan membeli oksigen. astaghfirulloh, betapa kita harus selalu bersyukur tentang segala hal apapun dan sekecil apapun.

berbicara mengenai tak bias bernafas, tadi siang saya baru saja mengalami kejadian lupa bernafas paling lama dalam hidup saya. lima detik. lima detik saya lupa caranya bernafas.

anggap saja saat ini saya akan menceritakan tentang drama. drama kecil dalam hidup saya haha. :p

dulu saya pernah memposting tentang sesuatu disini. bisa dikatakan tentang jatuh cinta *eciyeeeee :D*
saya sering bertemu seseorang di kampus. yang secara kebetulan kami selalu memakai warna baju yang sama dan bahkan mempunyai jaket bola yang sama :D AC Milan.

tapi sampai sekarang saya masih saja tidak tahu namanya, belum, hihihi. entahlah, saya juga tak ada keinginan untuk mencari tahu. jika pertemuan kami serba kebetulan dan disertai dengan berbagai macam kebetulan yang lain, maka biarlah sesuatu sesederhana nama pun menjelma dengan kebetulan tanpa kami harus bersusah payah.

dan hari ini, setelah sekian lama. saya bertemu dengan dirinya lagi. dulu setelah postingan yang pertama tulisan saya yang menceritakan tentang dia, kami sebenarnay masih sering bertemu secara kebetulan. namun seperti yang sudah saya tuliskan pula, saya selalu lupa. kami hanya sekilas bertemu di tangga atau di koridor atau di parkiran atau di lobi dan cuma sekedar saling menatap tidak lebih.

hari ini entah rasanya berbeda. saya bertemu dengan dia di parkiran lagi. saya sedang di atas motor bareng sari, hendak keluar dari area kampus dan dia duduk di post satpam seperti biasa dengan teman-temannya.
saya sedang tertawa tadi karena menceritakan hal yang lucu pada sari, saat tatapan mata saya bertemu dengan matanya. ugh! dan sisa tawa saya masih ada dan kami masih saling tatap. lima detik saya lupa cara bernafas. dia tersenyum, mungkin mengira saya sedang tertawa padanya. lima detik yang terasa seperti lima hari. saya lupa berkedip, saya lupa bernafas. kami masih saling menatap hingga motor sari membelok di tikungan jalan depan Arsitek. lima detik saja. tapi itu adalah lima detik paling lama.

dlam lima detik tadi saya sempat mengamati banyak hal, bahwa dia memakai tas yang berbeda hari ini. sepatunya juga kelihatannya baru, saya baru sekali ini lihat. dia juga terlihat segar dengan potongan rambut yang berbeda, namun wajahnya masih seputih saat saya melihatnya berulang kali dalam bulan-bulan lalu.
yang terpenting, hari ini kami pun memakai baju dengan warna yang sama. heii, kebetulan yang lain?
hari ini saya memakai warna cokelat, dengan kerudung cokelat tua. dan dia memakai kaos cokelat.

hihihi saya pengen tersenyum terus tadi selama lima detik yang beku dalam pikiran saya. tapi..

seperti biasa, saat saya berkedip dan tatapan kami terputus, saya seperti tak merasakan apa-apa. aneh. tapi memang selalu begini. saat saya masih bisa menatapnya, saya bisa saja berpikir bahwa saya sedang jatuh cinta. saya tak tahu namanya, saya tak tahu identitasnya, semua tentang dia yang ada dalam pengetahuan sya hanyalah kira-kira. apa yang bisa saya harapkan dari yang kira-kira ini? :p
lalu yang lima detik paling lama tadi terasa seperti sudah lima hari yang lalu. hilang dan hambar saja. saya bahkan lupa seperti apa senyumnya. sekarang saat saya menuliskan ini, saya hampir lupa seperti apa wajahnya tadi dengan potongan rambut baru. sungguh.

jadi apakah yang seperti ini cinta? saya merasa mati rasa dan berdepar kencang seperti hendak pingsan saat menemukan matanya, tapi ketika dia tak lagi terlihat mata saya melupakan dia. bukan hendak sengaja, tapi memang terlupa.

lima detik yang terasa lamanya hingga lima hari, lalu lima detik yang telah hilang dan rasanya seperti telah terjadi selama lima hari yang telah lewat.

saya tak pernah mengharapkan kebetulan yang lain, tapi ketika kebetulan lain kembali terajadi saya akan menikmatinya dengan senang hati.

hei, tuan warna ungu. sebenarnya namamu siapa?

terima kasih atas lima detik dan lima harinya :)) saya bersyukur kita bertemu lagi hari ini hihihi

another random lines yang saya tuliskan di sini XD ah lega rasanya kalo sudah menulis :p
terima kasih sudah berkenan membaca cerita 'setengah cinta ceritanya' milik saya hihihi *itupun jika ada yang baca :p*


salam
little snaiL

Kamis, 09 Agustus 2012

speak-out!

saya benci. benci. benci kalau pintu kamar di gedor-gedor tanpa alasan. apa kalian tak tau apa gunanya mulut? apa saya harus mengumumkan pada seluruh dunia bahwa saya punya lemah jantung baru saya bisa menikmati keheningan saya dalam damai??!!!!

Sabtu, 26 Mei 2012

[TEASER] another vanilla of me~

"..tak ada yang bertanya, seolah tak peduli. memangnya tak kelihatan?"




"..Jika kau tak percaya padaku, itu masalahmu sendiri. kau hanya terjebak pada masa lalu. jika saja kau mau berjalan, kau tak akan terkejut.. semua sudah meninggalkanmu!"

Jumat, 25 Juni 2010

great.. it's all about you.

Way Back into Love – Hugh Grant & Haley Bennett

[Haley]
I’ve been living with a shadow overhead
I’ve been sleeping with a cloud above my bed
I’ve been lonely for so long
Trapped in the past, I just can’t seem to move on

[Hugh]
I’ve been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need them again someday
I’ve been setting aside time
To clear a little space in the corners of my mind

[Haley & Hugh]
All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
Oh oh oh

[Haley]
I’ve been watching but the stars refuse to shine
I’ve been searching but I just don’t see the signs
I know that it’s out there
There’s gotta be something for my soul somewhere

[Hugh]
I’ve been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some direction
And I’m open to your suggestions

[Haley & Hugh]
All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart again
I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end

[Haley]
There are moments when I don’t know if it’s real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration
Not just another negotiation

[Haley & Hugh]
All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart to you
I’m hoping you’ll show me what to do
And if you help me to start again
You know that I’ll be there for you in the end



semalem tadi saya nonton film music and lyrics bersama mbak helmi, tapi pikiran rasanya malah nggak terpusat ke film yang ditonton. detik kembali pada kurang lebih 2 tahun lalu saat saya masih kelas 3SMA. ini film terakhir yang saya tonton bersama nopik.

rasanya yang nonton disebelah saya bukan mbak helmi, melainkan nopik. dan kami tiduran di karpet didalam rumahnya, bersama ucup dan andre(adik-adik tirinya).

kangen.
nyesek rasanya.

perasaan yang sama juga saya rasakan saat saya nonton semua serinya Bring it On, menakjubkan...
sedemikian dalam sebuah film mampu membangkitkan kenangan...

masih ada beberapa hal lain yang bisa mengingatkan saya akan dia, es susu coklat+juadah bakar cokelat keju di amazon, novel-novel harlequen kesukaan dia, cardigan hitam, kacamata minusnya, eskrim cokelat, les di Pak Is, PMR, Bantara, hufh....

rest in peace sobat, kamu selalu menjadi inspirasi dalam tiap kata-kataqu...

Jumat, 18 Juni 2010

...dan seperti hujan, yg mencari lautnya..

ME write:
Aku pun mencarimu.


Meniti butiran pasir yg menjebak, trhipn0tis pecahan l0kan..

Cahaya ditanganku semu memerah..
* Eh, ini bukan punya ku.. Kau salah..

Kemarin matahari bertamu, dia titipkan suluh dr serpih dirinya..

Dan aku terluka..
Cahaya ini buatmu..

Aku mencarimu sejauh ini..
Terburu..
Sebelum titipan ini menipis.

Dan (lagi-lagi) seperti hujan, yg merasa berbeda setelah bertemu laut..

Aku malah mencari dinding, ketika kulihat kau dikejauhan..

Maaf..
Titipannya padam.
Airmataku pelakunya...

Kulihat langit, beliau tau..
Tak ada tempat sembunyi,
aku hny ingin lari..

Dan seperti hujan (lagi), yg kembali ke langit dlm bentuk uap..
Aq berdiri didEpanmu, cem0ng muka bekas tangis, dalam wujud berbeda..

Kau tertawa..
Tiba-tiba aku berharap punya seribu kaki..
Kau membuatku malu.

Aku ingin jadi batu saja.

Ah, tidak.
Aku ingin menjadi air telaga.
Saat matahari marah menagih janji.
Aku jatuh cinta pada lautnya.

Aku bingung.
Aku hny ingin jadi aku.
Perkenalkan, namaku angin.
Hujan, laut dan matahari, hanyalah t0k0h rekaan.
Tapi aq adalah angin.
Kau bisa melihatku?


(andai aku ini hujan, yg berj0d0h dEngan lautnya)
NOEY write..